Sabtu, 20 April 2013

Sistem Komputer - Diagram


Sistem Komputer


Sistem Komputer - Diagram state lanjut

Penundaan (suspend) adalah operasi penting dan telah diterapkan dengan beragam cara. Penundaan biasanya berlangsung singkat. Penundaan sering dilakukan sistem untuk memindahkan proses-proses tertentu guna mereduksi beban sistem selama beban puncak. Proses yang ditunda (suspended blocked) tidak berlanjut sampai proses lain meresume. Untuk jangka panjang, sumber daya-sumber daya proses dibebaskan (dilucuti). Keputusan membebaskan sumber daya-sumber daya bergantung sifat masing-masing sumber daya. Memori utama seharusnya segera dibebaskan begitu proses tertunda agar dapat dimanfaatkan proses lain. Resuming (pengaktifan kembali) proses, yaitu menjalankan proses dari titik (instruksi) dimana proses ditunda. Operasi suspend dan resume penting, sebab :

a. Jika sistem berfungsi secara buruk dan mungkin gagal maka proses-proses dapat disuspend agar diresume setelah masalah diselesaikan. Contoh : Pada proses pencetakan, bila tiba-tiba kerta habis maka proses disuspend. Setelah kertas dimasukkan kembali, proses pun dapat diresume.

b. Pemakai yang ragu/khawatir mengenai hasil prose dapat mensuspend proses (bukan membuang (abort) proses). Saat pemakai yakin proses akan berfungsi secara benar maka dapat me-resume (melanjutkan kembali di instruksi saat disuspend) proses yang disuspend.

c. Sebagai tanggapan terhadap fluktuasi jangka pendek beban sistem, beberapa proses dapat disuspend dan diresume saat beban kembali ke tingkat normal.

Gambar berikut menunjukkan modifikasi diagram state dengan memasukkan kejadian suspend dan resume.

Sistem Komputer
Diagram lima state proses

Dua state baru dimasukkan sehingga membentuk diagram 5 state, yaitu :
1. Suspended ready
2. Suspended blocked

Penundaan dapat diinisialisasi oleh proses itu sendiri atau proses lain.

a. Pada sistem monoprocessor, proses running dapat mensuspend dirinya sendiri karena tak ada proses lain yang juga running yang dapat memerintahkan suspend.

b. Pada sistem multiprocessor, proses running dapat disuspend proses running lain pada pemroses berbeda. Proses ready hanya dapat di suspend oleh proses lain.

Pada proses blocked terdapat transisi menjadi suspended blocked. Pilihan in dirasa aneh. Apakah tidak cukup menunggu selesainya operasi masukan/keluaran atau kejadian yang membuat proses ready atau suspended ready ?. Bukankah state blockedm readyblockedm suspended blocked sama-sama tidak mendapat jatah waktu pemroses ? Kenapa dibedakan ?


Alasannya, karena penyelesaian operasi masukan/keluaran bagi proses blocked mungkin tak pernah terjadi atau dalam waktu tak terdefinisikan sehingga lebih baik disuspend agar sumber daya-sumber daya yang dialokasikan untuk proses tersebut dapat digunakan proses-proses lain. Untuk kondisi ini, lebih baik sumber daya- sumber daya yang dipegang proses yang berkondisi seperti ini dipakai proses- proses lain. Proses blocked disuspend sistem atau secara manual menjadi suspended blocked. Bila akhirnya operasi masukan/keluaran berakhir maka segera proses suspended blocked mengalami transisi. Karena resume dan suspend mempunyai prioritas tinggi maka transisi segera dilakukan. Suspend dan resume dapat digunakan untuk menyeimbangkan beban sistem saat mengalami lonjakan di atas normal.

Program Control Block (PCB)
Struktur data PCB menyimpan informasi lengkap mengenai proses sehingga dapat terjadi siklus hidup proses. Sistem operasi memerlukan banyak informasi mengenai proses guna pengelolaan proses. Informasi ini berada di PCB. Sistem berbeda akan mengorganisasikan secara berbeda. Informasi dalam PCB :

1. Informasi identifikasi proses Informasi ini berkaitan dengan identitas proses yang berkaitan dengan tabel lainnya. Informasi tersebut meliputi :

a. Identifier proses

b. Identifier proses yang menciptakan

c. Identifier pemakai


2. Informasi status pemroses Informasi tentang isi register-register pemroses. Saat proses berstatus running, informasi tersebut berada diregister-register. Ketika proses diinterupsi, semua informasi register harus disimpan agar dapat dikembalikan saat proses dieksekusi kembali. Jumlah dan jenis register yang terlibat tergantung arsitektur komputer. Informasi status terdiri dari :

a. Register-register yang terlihat pemakai Adalah register-register yang dapat ditunjuk instruksi bahasa assembly untuk diproses pemroses.

b. Register-register kendali dan status Adalah register-register yang digunakan untuk mengendalikan operasi pemroses.

c. Pointer stack Tiap proses mempunyai satu atau lebih stack, yang digunakan untuk parameter atau alamat prosedur pemanggil dan system call. Pointer stack menunjukkan posisi paling atas dari stack.


3. Informasi kendali proses
Adalah informasi lain yang diperlukan sistem operasi untuk mengendalikan dan koordinasi beragam proses aktif. Informasi kendali terdiri dari :

a. Informasi penjadwalan dan status Informasi-informasi yang digunakan untuk menjalankan fungsi penjadwalan, antara lain :

  • Status proses Mendefinisikan keadaan/status proses (running, ready, blocked)
  • Prioritas Menjelaskan prioritas proses.
  • Informasi berkaitan dengan penjadwalan Berkaitan dengan informasi penjadwalan, seperti lama menunggu, lama proses terakhir dieksekusi.
  • Kejadian Identitas kejadian yang ditunggu proses.
b. Penstrukturan data
Satu proses dapat dikaitkan dengan proses lain dalam satu antrian atau ring, atau struktur lainnya. PCB harus memiliki pointer untuk mendukung struktur ini.

c. Komuikasi antar proses
Beragam flag, sinyal dan pesan dapat diasosiasikan dengan komunikasi antara dua proses yang terpisah.

d. Manajemen memori
Bagian yang berisi pointer ke tabel segmen atau page yang menyatakan memori maya (virtual memori) proses.

e. Kepemilikan dan utilisasi sumber daya
Sumber daya yang dikendalikan proses harus diberi tanda, misalnya :

  • Berkas yang dibuka
  • Pemakain pemroses
  • emakaian sumber daya lainnya. Informasi ini diperlukan oleh penjadwal.
Struktur citra proses digambarkan berurutan di satu ruang alamat. Implementasi penempatan citra proses yang sesungguhnya bergantung skema manajemen memori yang digunakan dan organisasi struktur kendali sistem operasi.

Sistem Komputer
Proses pemakai


Operasi-operasi pada proses Sistem operasi dalam mengelola proses dapat melakukan operasi-operasi terhadap proses. Operasi tersebut adalah :

  • Penciptaan proses
  • Penghancuran/terminasi proses
  • Penundaan proses
  • Pelanjutan kembali proses
  • Pengubahan prioritas proses
  • Memblok proses
  • Membangunkan proses
  • Menjadwalkan proses
  • Memungkinkan proses berkomunikasi dengan proses lain
Sistem Komputer - Diagram state lanjut, klik sistem komputer untuk melanjutkan pembahasan kita.


0 comments :

Poskan Komentar

Kalo sobat ingin berkomentar silahkan tinggalkan komentar di bawah ini ya....



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting Keren