Carter Mobil

carter mobil

Kamis, 15 November 2012

Teknik Komputer - Perkembangan Intel


perkembangan intel
Perkembangan Intel - Kemarin kita sudah banyak belajar di blog teknik komputer ini tentang Sejarah CPU, sekarang kita akan melanjutkan pembahasannya dan kali ini kita akan belajar perkembangan prosessor berbasis intel, yuk sama-sama disimak biar kita mendapat wawasan.

Ada banyak macam processor yang tersedia saat ini. Beberapa didesain untuk kebutuhan pada komputer portable, yang lainnya khusus didesain untuk penggunaan multi media. Pembahasan berikut ini menerangkan secara sekilas tentang tipe prosesor berbasis Intel secara umum beserta fitur-fiturnya.
  • MMX Technology
Teknologi MMX dari Intel didesain untuk meningkatkan performa multimedia dan aplikasi komunikasi. Sebelum adanya MMX, beberapa processor secara terpisah digunakan untuk mengimplementasikan komunikasi dan suara dalam system komputer. Dengan desain MMX, teknologi ini dapat ditambahkan ke dalam desain dari processor. Hal ini berarti himpunan instruksi yang dimiliki oleh processor dioptimalkan untuk menangani bidang multimedia dan program komunikasi. MMX menambahkan 57 instruksi baru
dalam himpunan instruksi dasar dari processor.
Instruksi-instruksi ini dioptimalkan untuk dapat melakukan eksekusi dengan cepat. Tipe data baru dan 64 bit registers juga ditambahkan untuk mendukung teknologi MMX.
Pentium II Processor utama ini memiliki fitur :
  1. Kecepatan yang berkisar antara 233MHz sampai 450MHz (di tahun 1999).
  2. Cocok untuk workstations maupun servers.
  3. Menggunakan single edge contact cartridge, 242 pins.
  4. Termasuk 512KB level two cache.
  5. 32KB dari level one cache dibagi menjadi 16KB data dan 16KB instruksi cache.



Pentium 2

  • Pentium Pro
Rangkaian Prosessor ini sesuai untuk high-end servers yang
membutuhkan sampai 4 processor. Fitur yang dimilikinya :
  1. sesuai untuk high end workstations dan servers.
  2. kecepatannya 150, 166, 180 dan 200MHz.
  3. dapat diskalakan sampai 4 processors dalam sistem multiprocessor.
  4. dioptimalkan sampai dapat menjalankan aplikasi 32 bit.
  5. 8K/8K data terpisah dan instruksi level one cache.

  • Cerelon Processor
Processor Cerelon didesain untuk pemakaian pasar konsumen di rumahan. Processor ini memiliki fitur :
  1. kecepatan berkisar dari 266 sampai 500MHz (di tahun 1999).
  2. Mirip dengan Pentium II processor.
  3. Versi 300 dan 333MHz termasuk 128K dari level two cache.
  4. level one cache 32K (terdiri dari 16K instruksi dan 16K data).
  5. meliputi teknologi MMX.

  • Pentium III Processor
Berdasarkan pada mikro arsitektur P6, merupakan media Intel MMX yang ditingkatkan dengan penyediaan Streaming SIMD Extensions. Diaman terdapat 70 instruksi baru yang memungkinkan penggambaran image tingkat lanjut, grafik 3D, audio dan video, dan pengenalan percakapan. Fitur barunya adalah processor serial number, yaitu suatu nomer elektronik yang ditambahkan ke setiap Processor Pentium III, yang dapat digunakan oleh departement IT untuk manajemen informasi/asset. Processor ini memiliki fitur :
  1. kecepatan berkisar 450MHz, 500MHz, 550MHz dan 600MHz (di tahun 1999).
  2. 70 Instruksi baru.
  3. Intel® Processor Serial Number.
  4. P6 Microarchitecture.
  5. 100MHz system bus.
  6. 512K Level Two Cache.
  7. Intel® 440BX chipset.



Pentium 3

  • Xeon Pentium III Processor
Merupakan processor yang dapat diskalakan (multiprocessor) sebanyak 2, 4, 8 atau lebih dan didesain secara khusus untuk mid-range dan server/workstations yang lebih tinggi tingkatannya. Processor ini memiliki fitur :
  1. Sesuai untuk high end workstations atau high end servers.
  2. Kecepatan berkisar dari 500 sampai 550MHz (di tahun 1999).
  3. Mendukung penskalaan multiprocessor.
  4. Memiliki processor serial number.
  5. 32KB (16KB data /16KB instruction) nonblocking, L1 cache.
  6. 512Kbytes L2 cache

  • Generasi ke 8 Intel Core 2 duo
Processor generasi ke 8 adalah Core 2 Duo yang di luncurkan pada juli 2007. Processor ini memakai microprocessor dengan arsitektur x86.
Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu.
Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.
Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.
Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T,
Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).
Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

Core 2 Duo

  • CONROE
Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.
Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).
Berdasarkan pengetesan yang ada dalam beberapa situs yang kita temukan, sampai dengan tulisan ini diturunkan processor dari keluarga Core 2 tersebut mampu menandingi musuh besarnya, yaitu AMD. Dan pada saat dioverclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun, processor dengan tipe E6600 dan E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun multipliers yang dimiliki sangat terbatas. Hasil tersebut mematahkan anggapan dari komunitas overclocker yang menganggap bahwa processor buatan Intel tidak untuk dioverclocking.
Faktanya dari beberapa processor yang dites oleh beberapa situs tersebut, Intel Core 2 Duo malah mampu mengungguli AMD yang sudah sekian lama menjadi “raja” dari jajaran processor yang digunakan untuk desktop terutama fitur 3D Now!-nya.

Conroe
  • CONROE XE
Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satu-satunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.
Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s.
Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi Speed Step-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.
Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja.
Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.
Intel Core 2 Extreme Edition dengan tipe X6800 mempunyai kinerja 36% lebih tinggi dibandingkan dengan AMD Athlon 64 FX-62. Core 2 Extreme Edition X6800 mampu dioverclock sampai 3.4 GHz hanya dengan menggunakan sebuah heatsink standar saja, kemampuan yang cukup luar biasa, karena dengan begitu tidak membutuhkan dana tambahan untuk sebuah heatsink.
  • ALLENDALE
Core processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.
  • MEROM
Merom adalah core processor Intel Core 2 versi mobile pertama yang diluncurkan secara bersamaan dengan Conroe, Conroe XE, dan Allendale. Pada dasarnya, Merom mempunyai spesifikasi dan fitur yang sama dengan Conroe namun Merom mempunyai kelebihan, yaitu ia hanya membutuhkan daya yang sedikit. Pihak Intel sendiri mengklaim bahwa Merom mampu mendongkrak kinerja dari notebook sebesar 20%, namun dengan menggunakan resource daya yang sama dengan processor core duo yang memakai core processor Yonah. Selain itu, Merom adalah processor mobile Intel pertama yang telah mengintegrasikan teknologi EM64T 64-bit didalamnya. Merom sendiri mempunyai FSB sebesar 667 MT/s sama persis dengan jajaran processor sebelumnya yaitu Intel Core Duo.
Processor Core 2 yang menggunakan core processor Merom diberi label dengan “T5×00” dan “T7×00”. Keduanya mempunyai besar shared L2 cache yang berbeda. Pada T5×00 L2 cache yang diusung adalah sebesar 2 MB, sedangkan pada T7×00 L2 cache-nya adalah sebesar 4 MB.
Beberapa jenis dari Merom adalah T5500 dengan clock speed sebesar 1.66 GHz, T5600 dengan clock speed sebesar 1.83 GHz, T7200 dengan clock speed sebesar 2.00 GHz, T7400 dengan clock speed sebesar 2.16 GHz, dan T7600 dengan clock speed sebesar 2.33 GHz.
Sesuai dengan jenisnya, processor ini didesain oleh intel untuk diaplikasikan ke dalam notebook, karena kelebihannya yang hanya membutuhkan sedikit resource daya dari sebuah baterai notebook untuk bisa bekerja secara maksimal. Sehingga dengan begitu, tidak saja baterai notebook Anda yang akan tahan lebih lama, namun tentu kinerja yang akan Anda dapatkan akan lebih maksimal dibandingkan dengan processor core duo dengan core processor Yonah.
  1. Perbedaan Processor antar Generasi.
  2. Perbedaan clock speed.
  3. Perbedaan besar cache.
  4. Banyaknya core dalam suatu processor.
  5. Processor baru (Generasi ke 8) lebih sedikit menkonsumsi daya listrik.
  6. Perbedaan pada banyaknya bus system dan bus adress
Sukses komputer personal menandai titik balik dari desain mikroprosesor.
Sebelumnya para engineer mikroprosesor mendesain sesuatu yang dikenal sebagai chip yang terbaik. Selanjutnya mereka terfokus untuk membuat chip untuk komputer personal. Perubahan ini terjadi pada tahun 1981 sampai dengan tahun 1987. Contoh prosesor pertama untuk komputer personal pada tahun ini adalah Intel 8086, yang dipergunakan oleh IBM. Dan selanjutnya berkembang hingga keluarga prosesor Intel 386 (1988), 486 (1989).
Selanjutnya dapat dilihat beberapa tabel yang memuat tanggal release dan fitur dari masing-masing prosesor produksi intel di bawah ini.

Selain dari tabel tersebut di atas, Intel juga memasarkan beberapa jenis prosesor seperti berikut ini.
  1. Intel Pentium D, yang diperkenalkan ke pasaran pada tanggal 26 Mei 2005. Prosesor ini memiliki dua buah inti di dalam satu prosesor dan 230 juta transistor. Seri yang terkenal dari jenis ini adalah Pentium D Presler yang memiliki varian dari kecepatan 2,8 sampai 3,6 Gigahertz.
  2. Intel Pentium Dual Core, diperkenalkan pada tanggal 21 Januari 2006. Prosesor ini memiliki dua buah inti di dalam satu prosesor dan 167 juta transistor. Seri yang terkenal dari jenis ini adalah Intel Pentium Allendale E2220 dengan kecepatan 2,40 Gigahertz.
  3. Intel Pentium Core 2, diperkenalkan pada tanggal 27 Juli 2006. Prosesor ini memiliki dua buah inti di dalam satu prosesor dan 291 juta transistor. Seri yang terkenal dari jenis ini adalah Intel Pentium Wolfdale Core 2 Duo E8600 dengan kecepatan 3,33 Gigahertz.
  4. Intel Pentium Core 2 Quad, diperkenalkan pada tanggal 13 Desember 2006. Prosesor ini memiliki dua buah dual inti dari prosesor Intel Pentium Wolfdale di dalam satu prosesor dan 820 juta transistor. Seri yang terkenal dari jenis ini adalah Intel Pentium Yorkfield Core 2 Extreme QX9770 dengan kecepatan 3,2 GHz.
Oke sekian dulu belajar kita kali ini mengenai Perkembangan Intel, kita akan lanjutkan lagi pembahasan teknik komputer besok, jadi terus ikuti update artikel dari blog ini dengan cara subscribe dan follow blog teknik komputer ini, dan jika sobat tidak mau kehilangan halaman ini sobat bisa bookmark dengan cara tekan Ctrl dan tombol D secara bersamaan di keyboard sobat, oke segini dulu dan semoga bermanfaat.


0 comments :

Poskan Komentar

Kalo sobat ingin berkomentar silahkan tinggalkan komentar di bawah ini ya....



Film Bagus

film bagus
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting Keren