Senin, 12 Maret 2012

Belajar Pemrograman Borland Delphi 7



Pada postingan kali ini aq mo ngajak sobat belajar mengenai pemrograman Delphi, ada ga' dari sobat yang blom tau tentang Delphi??? Klo lom tw, yuk di simak pembahasan tentang Delphi, biar nambah wawasan buat sobat smua, kali ini aq bahas Borland Delphi 7....


BORLAND DELPHI 7
  • Salah satu bahasa pemrograman yang berbasis OOP
  • Pengembangan dari bahasa Pascal
  • Bidang kerjanya disebut Integrated Development Environment (IDE)

TAMPILAN IDE
 


PERANGKAT IDE

  • Menu
Menu pada Delphi memiliki kegunaan seperti menu pada aplikasi Windows lainnya. Dari menu ini programmer dapat memanggil, menyimpan program, menjalankan program, meremove komponen atau menambahkan komponen baru dan lain sebagainya. Singkatnya segala sesuatu yang berhubungan dengan IDE Delphi dapat Anda lakukan dari menu. 
  • Speed Bar
Speed Bar atau yang sering juga disebut toolbar berisi kumpulan tombol yang tidak lain adalah pengganti beberapa item menu yang sering digunakan. Dengan kata lain, setiap tombol pada Speed Bar menggantikan salah satu item menu. Sebagai contoh, tombol kiri atas adalah pengganti File -> New, tombol disebelah kanannya adalah pengganti menu
File -> Open, dan seterusnya.
  • Component Palette
Component Palette berisi kumpulan icon yang melambangkan komponen-komponen pada VCL (Visual Component Library). VCL adalah merupakan pustaka komponen yang dengannya sobat dapat membangun sebuah aplikasi. Pada Component Palette, terdapat beberapa tab, yaitu Standard, Additionals, Data Access, Data Controls dan lain sebagainya.
  • Object TreeView
Object TreeView berisi struktur pohon yang menampilkan semua nama komponen yang telah sobat letakkan pada form designer atau biasa juga disebut dengan hirarki seperti pada windows explorer.
  • Object Inspector
Object Inspector digunakan untuk mengubah karakteristik dari sebuah komponen. Ada dua tab pada Object Inspector, yaitu Properties dan Events. Pada tab Properties sobat dapat mengubah nilai dari beberapa komponen yang telah diletakkan pada form, sedangkan tab Events digunakan untuk menyisipkan kode untuk menangani kejadian tertentu. Kejadian dapat dibangkitkan karena bebarapa hal, seperti pengklikan mouse, penekanan tombol keyboard, penutupan jendela dan lain sebagainya.
  • Form Designer
Form Designer merupakan tempat dimana programmer dapat merancang jendela aplikasi atau tempat untuk desain interface dari aplikasi Windows. Desain form dilakukan dengan cara meletakkan komponen-komponen yang diambil dari Component Palette.
  • Code Editor
Code Editor adalah tempat dimana programmer menuliskan kode program yang pernyataan-pernyataannya dalam bahasa Object Pascal. Hal utama yang perlu diperhatikan dalam Code Editor adalah sobat tidak perlu menuliskan seluruh kode sumber karena Delphi telah menuliskan semacam kerangka sumber.


LANGKAH PEMBUATAN PROGRAM

  1. Klik File → New → Application 
  2. Muncul sebuah form kosong (form designer) dan code editor
  3. Buat desain form menggunakan objek-objek yang ada pada component pallete
  4. Ubah properties dalam object inspector dari objek-objek di atas
  5. Klik 2x pada salah satu objek yang ada (misal tombol button) untuk menambahkan kode programnya
  6. Simpan hasil project di atas dengan klik File → Save All yang sekaligus untuk menyimpan unit (.pas) & project (.dpr) 
  7. Jalankan dengan klik tombol Run (F9)
  • Buat desain form seperti tampilan berikut (lihat component pallete):

  • Ubah properties dari objek-objek di atas sesuai ketentuan berikut (lihat Object Inspector) :
- Caption label1 = Jurusan
- Caption label2 = Mata Kuliah
- Caption button1 = &Klik
- Name dari semua objek dibuat default
  • Double klik pada tombol button1 (Klik) untuk menambahkan kode program sbb : 
edit1.text := 'Teknik Komputer'; 
edit2.text := 'Pemrograman Berorientasi Objek';
  • Klik Save All dan simpan unit dengan nama Unit1coba.pas dan project dengan nama Project1coba.dpr 
  • Jalankan, dan klik tombol Klik pada form output, maka akan muncul tampilan seperti pada slide berikutnya

Tampilan Kode Program & Form Output-nya



Tipe Data, Variabel & Operator

  • Tipe data yang digunakan antara lain : integer, real, currency, boolean, char, string
  • Variabel : ketentuan nama & deklarasi sama dgn  di Pascal
  • Jenis Operator :
  1. assignment (penugasan) := 
  2. aritmatika +,-,/,*,div,mod
  3. relasi (pembandingan) =,>,<,>=,<=,<>
  4. Logika*  not, or, and, xor (true jika <>) 
  5. String* menggabungkan 2 buah data string
 
Penjelasan Operator Logika
 
 Not = menyatakan kondisi kebalikannya:
     Contoh x := not (21>9); // hasil False
                     x := not (21<9); // hasil true
And = nilai True jika kedua kondisi bernilai True
Or  nilai True jika salah satu kondisi bernilai True
Xor = hampir sama dengan “tidak sama dengan”, bernilai true jika ekspresi di sebelah kiri Xor berbeda dengan di sebelah kanannya.
    contoh x:=(9<21) xor (19<71); // hasil false
                    x :=(9>21)xor(19>71);  // hasil false
                    x :=(9< 21)xor(19>71); // hasil true
                    x :=(9>21)xor(19<71); // hasil true

Penjelasan Operator String

Operator string fungsinya untuk menggabungkan dua data string yang dilambangkan dengan bentuk “+” dan menghasilkan data bertipe string juga.
Contoh :
X := ‘Mata Kuliah’;
Y := ‘Pemrograman Berorientasi Objek’;
Z := x+y;
Maka z akan berisi ‘Mata Kuliah Pemrograman Berorientasi Objek’

Alur Program

Percabangan If – Then – Else & Case Of:
contoh dgn 1 pernyataan:
if nilai >= 60 then ketr := ‘Lulus’
                          else ketr := ‘tidak lulus’ ;
 
contoh dgn lebih dari 1 pernyataan (gunakan begin – end)     
if nilai >= 60 then
    begin
       ketr := ‘ Lulus’;         
        grade := ‘A’;       
       end        
        else          
          begin            
            ketr := ‘Tidak Lulus’;        
            grade := ‘D’;          
             end;
 
Percabangan Case – Of   vs   If – Then - Else
  
Case - of
 
case nilai of
0 : hasil := ‘Nol’;
1 : hasil := ‘Satu’;
2 : hasil := ‘Dua’;
3 : hasil := ‘Tiga’;

else
hasil := ‘Empat’;
end;
 
 
If – then – else
  
If nilai = 0 then hasil := ‘Nol’
else if nilai = 1 then hasil :=‘Satu’
else if nilai = 2 then hasil := ‘Dua’
else if nilai = 2 then hasil := ‘Tiga’
else hasil := ‘Empat’;


PENGULANGAN

Seperti di Pascal, pada Delphi juga dikenal perintah for-to-do, while-do dan repeat-until untuk melakukan perintah pengulangan.

Contoh potongan program untuk manampilan teks “Borland Delphi” sebanyak 10x pada ListBox1 dengan ketiga perintah di atas adalah sebagai berikut :

For-to-do
For x := 1 to 10 do =  juga dikenal perintah down to untuk counter menurun
Listbox1.items.add(‘Borland Delphi’);

While-do
X:=1;
While x<=10 do
Begin
Listbox1.items.add(‘Borland Delphi’);
X:=x+1;
End;
 
Repeat-until
X:=1;
repeat
Listbox1.items.add(‘Borland Delphi’);
X:=x+1;
Until x>10;
End;

Sekian postingan kali ini, penjelasan mengenai pemrograman Borland Delphi 7, semoga bermanfaat buat sobat.


2 comments :

hanum mengatakan...

terkait dengan penerapan borland delphi, bisa diunduh artikel berikut http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1330/1/21107495.pdf

yudha mengatakan...

kita juga punya nih artikel mengenai delphi, berikut linknya semoga bermanfaat ya :D
http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2320/1/Sinusoidal%20Scrolling%20OpenGL%20project%20in%20Delphi.pdf

Poskan Komentar

Kalo sobat ingin berkomentar silahkan tinggalkan komentar di bawah ini ya....



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting Keren