Jumat, 07 Februari 2014

troubleshooting komputer - restart

0

 troubleshooting komputer

troubleshooting komputer - restart

Dapatkan ebook panduan dasar troubleshooting komputer silahkan lihat ebooknya dan semua materi panduannya dengan mengklik troubleshooting komputer agar sobat bisa mempelajari dan memperbaiki komputer/laptop juga komponen-komponen nya secara mandiri.

 

Komputer Restart Terus Menerus

Komputer yang restart terus-menerus dapat disebabkan karena berbagai hal, termasuk modul mmori yang bermasalah atau memori yang tidak tepasang dengan benar; driver yang tidak up to date, korup, atau hilang; konflik antar perangkat lunak; komponen yang terlampau panas; virus atau malware; perangkat lunak atau perangkat keras yang buruk.
  • Hardware
Komputer sobat dapat tiba-tiba gagal melakukan booting jika salah satu modul memori tidak tepasang dengan benar. Modul memori berbentuk batang panjang dan tipis yang terpasang pada motherboard di dekat processor dan memiliki dua penjepit di ujung-ujungnya. Jika salah satu atau kedua penjepit tidak terkatup dengan rapat pada kedua ujung modul, tekan salah satu ujung modul yang terdekat dengan penjepit. Sobat dapat juga melepas modul memori terlebih dahulu kemudian pasang kembali. Restart komputer.


troubleshooting komputer
Lepaskan dan pasang kembali modul memori satu persatu.


Komputer juga bisa tiba-tiba restart di karenakan ada perangkat keras yang tidak berfungsi, koneksi kabel yang longgar, atau tidak ada koneksi sama sekali. Periksa apakah kabel dari power supply terhubung dengan baik ke komponen yang tepat dan periksa juga apakah koneksi-nya aman. Dengarkan suara putaran harddisk. Jika tidak terdengar apa-apa kemungkinan harddisknya rusak atau tidak terhubung ke motherboard. Periksa juga apakah kipas pada motherboard atau pada graphic card berputar dengan baik. Jika ada komponen yang tidak berfungsi, ganti saja.
  • BIOS
Jika setingan BIOS telah berubah atau menjadi tidak stabil, sobat perlu me-reset seting BIOS agar sistem dapat booting kembali. Restart komputer sobat dan akses perangkat penyeting BIOS. Jika sobat telah mengakses perangkat penyeting BIOS, sobat akan menemui beberapa pilihan seperti Load Defaults, Load Optimized Defaults, Load Fail-Safe Defaults, atau semacamnya. Pertama-tama, cobalah memuat Optimized Defaults. Jika komputer masih bermasalah, masuk ke dalam BIOS dan muat Fail-Safe Defaults. Jika tidak ada pilihan di atas, cukup muat setingan default seperti yang dijelaskan di dalam petunjuk penggunaan komputer atau motherboard. Konfirmasi pilihan sobat dan komputer akan booting. Sobat dapat juga memilih perintah Save and Exit untuk me-restart sistem komputer. Terkadang, komputer bahkan tidak mengizinkan sobat mengakses BIOS. Pada kasus ini, sobat benar-benar harus turun tangan untuk me-reset BIOS. Memori CMOS tetap menyimpan setingan BIOS komputer, tetapi dapat di-reset dengan cara melepasnya dari motherboard dan memasangnya kembali ke posisi semula selang beberapa saat. Sobat harus membaca buku panduan penggunaannya tentang bagaimana menjalankan operasi ini. Lalu Restart komputer.


troubleshooting komputer
Jika komputer dapat booting ke dalam Safe Mode, nonaktifkan program-program startup yang tidak perlu yang kemungkinan menjadi masalah ketika sistem melakukan booting.

  • Restart tanpa pesan error
Jika sistem komputer terinfeksi virus atau malware atau mengalami error yang menyebabkan lumpuhnya sistem komputer, sobat mungkin tidak akan pernah melihat adanya pesan error yang dapat memberi petunjuk mengapa komputer terus menerus restart. Windows di seting untuk restart ketika mengalami masalah kritis. Menonaktifkan setingan ini akan memungkinkan sobat melihat pesan error dan melihat petunjuk-petunjuk yang ditampilkan di layar.
Untuk mengubah setingan didalam Windows XP, booting ke dalam Safe Mode dan akses Control Panes. Jika sobat menggunakan Win2000/XP dengan Control Panel ditampilkan dalam Classic View, cukup klik dua kali pada ikon System. Jika sobat pengguna WinXP menampilkan Control Panel di dalam Category View, klik Performance and Maintenance dan klik System di sebelah bawah kotak dialog. Klik tab Advanced lalu klik tombol Settings di bagian Startup and Rssecovery di dalam kotak dialog System Properties. selanjutnya, kosongkan kotak cek Automatically Restart di bagian System Failure dalam kotak dialog. klik OK dan klik OK sekali lagi. Tutup Control Panel dan restart komputer. Sekarang, apabila sistem komputer mengalami error, maka pesan error akan tampil di layar.
  • Jalur Sehat Komputer
Apapun masalah yang menyebabkan komputer gagal melakukan booting, hal penting yang perlu dilakukan adalah mengatasi masalah tersebut dengan segera. Ikuti langkah-langkah yang telah kami gambarkan disini, baca petunjuk penggunaan yang disertakan komputer Anda, dan hubungi layanan purna jual yang disediakan pabrikan untuk memperoleh panduan langkah demi langkah dalam mengatasi segala permasalahan. Dan percayalah: komputer Anda akan sehat dan berjalan kembali.

Pembahasan restart kita lanjutkan, klik troubleshooting komputer untuk materi selanjutnya


Kamis, 06 Februari 2014

troubleshooting komputer - perangkat

0


troubleshooting komputer



troubleshooting komputer - perangkat

Dapatkan ebook panduan dasar troubleshooting komputer silahkan lihat ebooknya dan semua materi panduannya dengan mengklik troubleshooting komputer agar sobat bisa mempelajari dan memperbaiki komputer/laptop juga komponen-komponen nya secara mandiri.


Pesan Error Setelah Windows Start

Ketika Windows berhasil dimuat tetapi kemudian diam membeku dan bahkan menampilkan pesan error, periksa beberapa kemungkinan berikut ini.
  • Perangkat Windows
Tekan tombol F8 secara berulang (baca keterangan mengenai komputer sobat apabila ada pilihan lain jika tombol ini tidak berfungsi) ketika berlangsung proses startup untuk menampilkan menu pilihan tingkat lanjut pada Windows. Pilih Enable Boot Logging. Ketika Windows start, buka C:\WINDOWS, buka file Ntbtlog.txt, dan cari adanya pesan-pesan error. Lakukan melalui Safe Mode untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang Anda temukan.
  • Safe Mode
Pilih Safe Mode dari tampilan menu tingkat lanjut Windows. Safe Mode memuat Windows dengan seting drive minimal dan memproses perbaikan masalah dengan lebih efektif. Lakukan beberapa perawatan mendasar pada sistem seperti memindai virus dan perintah Chkdsk. Selanjutnya restart komputer. Jika langkah-langkah ini gagal mengatasi masalah, kembali ke Safe Mode dan gunakan Add/Remove Programs untuk meng-uninstall aplikasi-aplikasi yang baru-baru ini Anda instal. Coba juga System Restore, yang akan mengembalikan sistem operasi ke keadaan sebelum mengalami masalah. Klik tombol Start, All Programs, dan Accessories. Pilih System Restore di dalam submenu System Tools dan ikuti langkah-langkahnya.
  • Last Known Good Configuration
Jika Anda tidak dapat menjalankan System Restore melalui Safe Mode, pilih Last Known Good Configuration dari menu pilihan tingkat lanjut. Last Known Good Configuration dari menu pilihan tingkat lanjut. Last Known Good Configuration akan mengembalikan Registry dan driver-driver perangkat komputer ke keadaan di saat komputer berhasil melakukan shutdown.


troubleshooting komputer
Konsol Recovery Windows XP merupakan kunci Anda memulihkan sistem dari berbagai masalah.

  • CD Windows
Gunakan CD Windows Instalation atau CD Recovery System. Masukkan CD dan nyalakan komputer. Anda perlu menekan salah satu tombol keyboard agar komputer dapat melakukan booting dari CD. kalau tidak, sobat harus masuk ke BIOS dan menentukan CD-ROM sebagai drive pertama yang diakses ketika booting. Setelah menentukan CD-ROM sebagai drive pertama, restart sistem komputer dan coba booting ke dalam Windows. Ada perbedaan antara CD sistem operasi Windows yang asli dengan CD image restorasi yang disediakan pabrikan menjadi satu paket dengan komputer. Jika sobat hanya memiliki CD bawaan pabrik, tips-tips berikut kurang bermanfaat.

Pilihan perbaikan Windows akan berusaha membuat registry kembali dan mengembalikan setingan Windows tanpa menghapus atau mengubah data pemilik komputer. Jika pilihan perbaikan tersedia dan bekerja sesuai dengan yang diharapkan, tentu ini merupakan cara terbaik mengembalikan kondisi sistem yang rusak tanpa harus benar-benar mengulang kembali dari awal. Booting komputer ke dalam CD Windows Instalation atau CD Recovery System. Ketika di minta memilih antara menyeting Windows, mengakses Recovery Console, atau membatalkan Setup, tekan ENTER untuk memasuki Windows Setup. Tekan tombol F8 untuk menyetujui lisensi Microsoft selanjutnya tekan tombol R untuk memperbaiki instalasi Windows.

  • Recovery Console
Jika Anda berkesempatan mem-back up data, lakukan saja. Booting dari CD instalasi Windows. Tekan tombol R ketika tampil jendela Welcome screen, Pilih instalasi Windows jika di minta dan masukkan password administrator Anda. Pada baris perintah, hapus file registry yang masih ada dengan mengetikkan delete c:\windows\system32\config\system. Ulangi selama empat kali dengan masing-masing langkah mengganti bagian system dengan software, sam, security, dan default secara berurutan. Sekarang salin versi asli file-file tadi dengan mengetikkan copy c:\windows\repair\system  c:\windows\system32\config\system. Ulangi selama empat kali dengan mengganti bagian system di kedua porsi perintah masing-masing dengan software, sam, security, dan default. Ketikkan exit, tekan tombol ENTER, dan restart komputer kembali.

Pembahasan perangkat kita lanjutkan, klik troubleshooting komputer untuk materi selanjutnya




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting Keren